Bandung - Persib Bandung tancap gas menghadapi Liga 1 2019. Tim besutan Robert Rene Alberts itu mencari solusi untuk bisa keluar dari tekanan saat fisik sudah terkuras.

Pelatih anyar Robert Rene Alberts mulai memimpin latihan sejak Senin (6/5/2019) sore. Meneer Belanda tersebut tak memberikan waktu libur di awal Ramadhan. Dia tak mengubah menu secara signifikan, baik pada teknik ataupun strategi.

Apalagi, dari evaluasi usai tersingkir di babak perempatfinal Piala Indonesia, Robert Rene menyebut fisik Persib kedodoran. Dengan kondisi tersebut mereka sulit keluar dari tekanan dan mudah kebobolan.

Pelatih fisik Persib, Yana Sunarya, menyebut Persib berkejaran dengan waktu menuju Liga 1. So, barisan pelatih memutuskan untuk mengalihkan waktu berlatih menjadi sore dan malam hari sepanjang puasa ini, tanpa libur.

"Kemarin, kami latihan pertama bersama Coach Robert. Latihan selama di bulan Ramadhan ini lebih banyak pada taktik, melalui game internal dengan beberapa situasi yang dikondisikan di dalam pertandingan," ujar Yana kepada detikSport, Selasa (7/5/2019).

"Kemudian bagaimana reaksi pemain baik secara individu, unit, dan tim merespons dengan cepat dan tepat ketika mereka dalam tekanan dan bagaimana mengatasinya sehingga menjadi solusi yang tepat," dia menambahkan.

Persib menjalani laga perdana di Liga 1 dengan menjamu Persipura Jayapura, 18 Mei 2019.

Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/d-4539207/ramadhan-tak-jadi-alasan-persib-kendurkan-latihan