• Breaking News

    Gol menakjubkan Kompany membuat Man City menang dan selangkah lagi mempertahankan gelar

    Untuk mempertahankan gelar Liga Premier, Manchester City harus menang melawan tim tamu Leicester City, dan gol Vincent Kompany yang menakjubkan membuat tim Leicester harus pulang dengan tangan hampa.

    Dengan 20 menit tersisa, skor imbang tanpa gol di Stadion Etihad, sang juara bertahan membutuhkan strategi dalam permainan di mana hanya kemenangan yang akan mempertahankan mereka di puncak klasemen.

    Gol tercipta dari hal tidak terduga dimana kapten mereka yang sudah lama tidak menjadi skuad utama, melangkah maju dan melepaskan tembakan dari jarak 25 yard dengan tendangan yang mengarah ke sudut atas gawang.

    Baca juga : Highlights Pertandingan Manchester City vs Leicester City

    Kemenangan City membuat mereka bergerak kembali ke puncak klasemen dan memimpin satu poin atas Liverpool. City akan melawat ke stadion Falmer markas Brighton, sebagai pertandingan terakhir EPL musim ini, The Reds Liverpool akan menjamu Wolves di Anfield.

    Leicester ditangani oleh mantan bos Liverpool, Brendan Rodgers, yang nyaris membawa gelar ke Anfield pada 2014, Leicester melakukan defense dengan disiplin untuk mematahkan serangan City.

    Mereka membatasi tim asuhan Guardiola yang memiliki efektifitas serangan, dan pencetak gol terbanyak, membuat frustrasi City di lapangan dan di tribun berlanjut setelah istirahat babak pertama sampai akhirnya Kompany yang berusia 33 tahun memecah kebuntuan dengan mencetak gol dengan cara spektakuler untuk gol pertamanya musim ini.

    Leicester memang mengancam untuk merusak pesta City tetapi mantan striker City Kelechi Iheanacho melepaskan tembakan melebar, dan sampai peluit akhir tidak ada lagi peluang tercipta dan tentu para penggemar City berpesta dengan kemenangan penting untuk menggapai gelar keenam Liga Inggris mereka.

    Tidak pernah ada kekurangan hiburan untuk para penggemar City, yang kini telah melihat tim mereka mencetak 100 gol dalam 29 pertandingan di Stadion Etihad pada 2018-19.

    Tetapi mereka tidak terbiasa dengan ketegangan seperti yang disajikan pada Selasa malam, dengan Leicester yang berhasil menahan mereka untuk mencetak gol lebih lama daripada tim tamu lainnya yang telah berhasil dikalahkan City di Liga Premier musim ini - West Ham, yang bertahan selama 59 menit, adalah yang terbaik sebelumnya.

    Pada kejadian sebelumnya, Kompany, pernah mencetak sundulan penting untuk mengalahkan Manchester United dan membantu membawa gelar ke Etihad pada Tahun 2012, memberikan momen berkesan lain untuk membantu timnya mengambil langkah raksasa menuju lebih banyak trofi.

    Treble domestik tetap menjadi perhatian City, dan mereka juga bisa menjadi tim pertama sejak United pada 2007-08 dan 2008-09 untuk memenangkan gelar back-to-back atau kedua kali secara berturut-turut.

    Sumber: https://www.bbc.com/sport/football/48088480

    This article has been translated into Indonesian

    No comments