Jakarta - Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo selalu berlaga di final Liga Champions sejak 2014. Namun anomali terjadi musim ini, keduanya tak akan tampil di laga puncak.

Sejak 13 tahun yang lalu, Messi dan Ronaldo sudah begitu dominan di Liga Champions. Messi memenangi empat titel dalam periode itu, sementara Ronaldo lima kali.

Dalam empat musim terakhir sebelum musim ini, kedua pemain itu bahkan tercatat berhasil mengantarkan klub mereka berjaya.

Ronaldo, yang kini memperkuat Juventus, membawa Real Madrid meraih tiga gelar. Sementara Messi mengantarkan Barcelona mendapatkan satu gelar juara.

Namun di musim ini tren tersebut berhenti. Kedua pemain yang sama-sama memiliki lima gelar Ballon d'Or tersebut tak bakal bisa dilihat aksinya di laga final Liga Champions.

Kepastian ini didapat setelah Barcelona tersingkir di babak semifinal usai kalah agregat 3-4. La Pulga yang mampu membawa Blaugrana menang 3-0 di Camp Nou pada leg pertama kehilangan magi di Anfield. The Reds sukses membalikkan defisit tiga gol dengan kemenangan 4-0.

Messi menyusul Ronaldo yang sudah lebih dulu terlempar dari ajang ini. Langkah CR7 bersama Juventus terhenti di perempatfinal, usai Si Nyonya Tua secara mengejutkan disingkirkan Ajax Amsterdam.

Padahal jika melihat undian pada fase gugur, Ronaldo dan Messi awalnya berpotensi bertemu di partai puncak andai Juventus dan Barcelona sama-sama melaju hingga tahap akhir. Namun skenario ideal tersebut tak terkabul.

Terakhir kali laga final Liga Champions tak menghadirkan sosok Messi atau Ronaldo adalah pada musim 2012-2013. Saat itu, laga final mempertemukan dua tim Jerman, Bayern Munich dan Borussia Dortmund. Die Rotten keluar sebagai juara usai menang 2-1 di laga final.

Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/uefa/d-4540577/pertama-sejak-2014-tak-ada-messi-atau-ronaldo-di-final-liga-champions